Mendagri Tito Dorong Penguatan UMKM dan Produk Halal di Kepri

Riau, Amadanews.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perluasan pasar produk halal bagi perekonomian daerah. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan di Halaman Gedung Dekranasda, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (8/3/2026).

Menurut Tito, penguatan UMKM dan produk halal menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memanfaatkan peluang pasar yang terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun global. Ia menegaskan, Indonesia memiliki potensi kerajinan tangan yang sangat beragam dan termasuk terbesar di dunia. Produk kerajinan lokal, lanjutnya, tidak boleh lagi dipandang sekadar benda biasa, melainkan bagian dari sektor ekonomi kreatif yang memiliki daya saing tinggi di pasar internasional.

Tito juga menyoroti dominasi negara-negara non-muslim seperti Tiongkok dan Brasil sebagai produsen produk halal terbesar dunia. Ia menekankan bahwa Indonesia harus mampu bersaing dan mengambil peran sebagai produsen, bukan hanya konsumen.

Dalam kesempatan itu, Mendagri mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri yang berhasil memanfaatkan kedekatan geografis dengan Singapura sebagai tujuan ekspor produk daerah. Namun, ia mengingatkan pentingnya pemerataan ekonomi antara kawasan maju dengan wilayah kepulauan terluar. Tito juga menilai terobosan Bank Indonesia melalui sistem pembayaran QRIS dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), misalnya dengan sistem daring yang memungkinkan pajak konsumen dari hotel dan restoran langsung masuk ke kas daerah tanpa membebani masyarakat.

Selain itu, Tito berharap penyelenggaraan Kepulauan Riau Ramadan Fair dapat terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi wadah interaksi dan perputaran ekonomi di tingkat daerah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara. (R).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *