Jakarta, Amadanews.com – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kesatuan arah dalam menjalankan pemerintahan saat memberikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh Eselon I K/L, serta Direktur Utama BUMN di Istana Merdeka, Rabu (08/04/2026).
Presiden meminta agar seluruh kementerian, lembaga, dan BUMN memiliki satu bahasa serta satu rencana kerja, tanpa mengedepankan pemikiran sektoral. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang cepat, terintegrasi, dan selaras.
Penguatan sinergi ini diyakini akan memastikan setiap kebijakan berjalan efektif serta berorientasi pada kepentingan bersama.
Sementara itu, Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo mengatakan pemerintah melakukan konsolidasi di berbagai sektor strategis, salah satunya adalah penggabungan sejumlah perusahaan pengelola aset menjadi satu entitas yang lebih besar dan kompetitif. Langkah serupa juga dilakukan di sektor logistik, di mana 15 perusahaan akan digabung menjadi satu perusahaan logistik nasional.
Pemerintah juga mendorong penguatan sektor transportasi publik, khususnya perkeretaapian. Elektrifikasi jalur kereta di sejumlah rute strategis seperti Jakarta–Rangkas, Jakarta–Cikampek, dan Jakarta–Sukabumi tengah dipersiapkan guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, ujar Dony.
Terkait dampak dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, Dony menyebutkan bahwa secara umum kinerja BUMN masih relatif stabil. Meski terdapat penurunan traffic di sektor penerbangan akibat pembatasan rute tertentu, dampaknya dinilai tidak signifikan terhadap kinerja keseluruhan. Buat dalam kalimat berita yang rapai dan baik. *(R/A)*.












