Tingkatkan Akuntabilitas Layanan Kesehatan, Dinkes Gunungsitoli Gelar Pelatihan e-BLUD Terintegrasi SIPD

Sumber : Dinaskominfo Kota Gunungsitoli.

Gunungsitoli, Amadanews.com – Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Kesehatan menggelar Pelatihan Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas berbasis aplikasi e-BLUD yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Kegiatan berlangsung di ruang rapat Kantor Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli selama tiga hari, 8–10 April 2026.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, Everoni Mendrofa, SKM, M.Kes yang ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada peserta pada Rabu (8/4/2026) pagi.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan menegaskan bahwa penerapan aplikasi e-BLUD terintegrasi SIPD merupakan langkah strategis mendukung transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya Puskesmas sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat.

“Melalui sistem ini, diharapkan seluruh proses mulai dari perencanaan, penatausahaan hingga pelaporan keuangan dapat dilakukan secara real-time, akurat, dan terintegrasi,” ujar Everoni.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi sistem sangat bergantung pada kesiapan dan komitmen sumber daya manusia, sehingga peserta diminta mengikuti pelatihan dengan serius dan aktif berdiskusi.

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut, R. Wisnu Saputro, S.E., M.A.P (Kasubdit BLUD), Wahyuni Sri Lestari Ningsih, M.A (Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda), Said Iskandar Abdullah, S.I.A (Analis Kebijakan Ahli Pertama), serta Iqbal (KPPS FISIP UI). Dengan materi mencakup pengelolaan keuangan BLUD, implementasi aplikasi e-BLUD, hingga integrasi dengan SIPD.

Peserta pelatihan terdiri dari Kepala UPTD Puskesmas se-Kota Gunungsitoli, pengelola keuangan, serta operator aplikasi Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli berharapan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara optimal di unit kerja masing-masing, sehingga pengelolaan BLUD Puskesmas di Kota Gunungsitoli diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel, pungkasnya. *(RF)*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *