Sehari Jadi Wali Kota, Imelda Buktikan Mimpi Anak Desa Bisa Jadi Pemimpin

** Imelda, siswi berprestasi, tunjukkan bahwa setiap anak daerah punya peluang sama untuk jadi pemimpin masa depan.

Foto: Imelda, siswi UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi, mendapat kesempatan istimewa untuk merasakan duduk di kursi Wali Kota dalam program “Sehari Menjadi Wali Kota” yang digelar dalam rangka HUT ke-348 Kota Gunungsitoli.

Gunungsitoli, Amadanews.com – Perayaan HUT ke-348 Kota Gunungsitoli menghadirkan momen istimewa dengan program Sehari Menjadi Wali Kota. Imelda, siswi UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi, mendapat kesempatan langka untuk duduk di kursi kepemimpinan daerah dan menyaksikan langsung proses pengambilan keputusan di lingkup pemerintahan.

Sosok muda inspiratif yang mencuri perhatian publik tersebut bernama Imelda Putri Cahyani Mendröfa, merupakan Juara I Lomba Pidato “Sehari Menjadi Wali Kota” dalam rangka HUT ke-348 Kota Gunungsitoli. Berasal dari Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi. Imelda adalah putri seorang petani yang dikenal tekun dan berprestasi. Konsistensinya meraih juara kelas sejak bangku VII hingga VIII, serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sekolah, menjadikan dirinya simbol bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bermimpi besar.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota, Imelda turut hadir menyimak pembahasan penguatan kinerja OPD untuk percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Lebih dari sekadar simbolik, kehadirannya menjadi panggung inspirasi bagi generasi muda untuk belajar, melihat, dan memahami dinamika kepemimpinan daerah.

Pada kesempatan tersebut, saat diminta pendapatnya atas rapat yang sedang diikuti bersama Wali Kota, dengan penuh percaya diri, Imelda menyampaikan pandangannya tentang sosok pemimpin ideal bagi Kota Gunungsitoli. Menurutnya, pemimpin yang dibutuhkan adalah figur muda, energik, dan berpengalaman dalam mengelola pemerintahan. Ia juga berharap Kota Gunungsitoli semakin maju dan mampu mewujudkan visi “Gunungsitoli Hebat” melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Program Sehari Menjadi Wali Kota ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam membangun generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kepemimpinan dan keberanian untuk bermimpi besar. Dari ruang sederhana hingga ruang pengambilan keputusan, setiap anak daerah memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin di masa depan. *(EF)*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *