Ketum PBNU KH Yahya Cholil Resmikan Klinik NU Masyitoh Kroya

Sumber Foto: Dok PBNU

Amadanews.com – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) meresmikan gedung baru Klinik Pratama Rawat Inap Masyitoh Kroya, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Gus Yahya menekankan pentingnya profesionalitas dalam pengelolaan. “Pengelolaan klinik NU tidak boleh hanya mengandalkan niat ikhlas, tetapi harus dikelola secara profesional dan berbasis digital,” ujarnya, seperti dikutip situs NU Cilacap.

Gus Yahya menyatakan kesiapan PBNU meluncurkan platform “Semesta Digital Layanan Kesehatan NU”. Visi besar platform ini adalah menyambungkan seluruh unit layanan kesehatan NU secara nasional.

“Orang yang sudah pernah berobat di unit layanan NU, saat ia membutuhkan layanan kesehatan di tempat lain, catatan medisnya bisa dibuka. Data medisnya harus diketahui dalam sistem layanan digital tersebut,” tegas Gus Yahya

Ia mengingatkan bahwa banyak Cabang NU yang gagal di bidang layanan kesehatan karena salah memaknai nilai khidmah.

“Nilai khidmah itu hanya pada kemauan untuk mendirikan klinik. Selesai itu, selanjutnya adalah murni bisnis. Klinik harus dikelola dengan bisnis profesional, profile oriented. Tidak boleh hanya dikelola dengan manajemen ikhlas. Ini yang harus dilakukan demi keberlangsungan program kerja NU ke depan,” ujarnya.

Gus Yahya juga mengapresiasi Yayasan Miftahul Huda yang sukses membangun gedung baru tersebut. “Semoga barokah, manfaat, fid-dini wad-dunya wal-akhirah. Amin,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pembangunan gedung baru Klinik NU Masyitoh Kroya berjalan selama kurang lebih 7 bulan dan menghabiskan 2,4 miliar. Anggaran tersebut murni berasal dari swadaya klinik, yaitu penyisihan biaya operasional layanan kesehatan.

Klinik Masyitoh merupakan aset NU di bawah pengelolaan penuh Yayasan Miftahul Huda Kroya yang tercatat sebagai klinik sehat di lingkungan PCNU.

Berdasarkan hasil referensial PWNU Jawa Tengah melalui Lembaga Kesehatan dan LAZISNU Tahun 2025, Klinik Masyitoh meraih predikat terbaik di antara Klinik Kesehatan NU se-Jawa Tengah. Keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh unit kesehatan NU di Indonesia untuk segera bertransformasi menuju tata kelola digital dan profesional. *(NUOL)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *