Nias Utara, Amadanews.com – Seorang warga bernama Otiaro Gea (50) diterkam buaya saat mencari ikan di perairan Ture Zoulihe, Desa Muzoi, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara pada Senin (27/4/2026) malam. Hingga hari ketujuh pencarian, korban belum berhasil ditemukan dan dinyatakan hilang.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ketika korban bersama tiga rekannya sedang mencari ikan. Saat itu, buaya tiba-tiba menyerang dan menerkam korban. Rekan korban sempat meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pencarian awal, namun tidak membuahkan hasil.
Keesokan harinya, Selasa (28/4/2026) pukul 07.00 WIB, Kepala Dinas Kominfo Nias Utara melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Nias untuk permohonan bantuan pencarian dan pertolongan.
Memasuki hari ketujuh, Senin (4/5/2026), Tim Rescue Kantor SAR Nias bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing, pengecekan peralatan, dan melanjutkan pencarian ke arah laut serta muara yang diduga menjadi lokasi keberadaan buaya. Namun, setelah upaya maksimal dilakukan sejak hari pertama, korban belum ditemukan.
Berdasarkan musyawarah antara Tim SAR Gabungan, keluarga korban, dan masyarakat, operasi pencarian resmi dihentikan. Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi, S.H., M.M., menyampaikan bahwa operasi dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dan menyampaikan turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Putu Arga.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Kantor SAR Nias, Pos AL Lahewa, Koramil Lahewa, Polsek Lahewa, BPBD Kabupaten Nias Utara, keluarga, dan masyarakat. Peralatan yang digunakan antara lain rescue car double cabin, LCR dengan motor tempel 30 PK, peralatan SAR air dan medis, alat komunikasi, APD personal, serta kantong jenazah, tutup Putu Arga.












