Prabowo Sindir Pemimpin yang Ingin Bertahan Meski Gagal

** Dalam panen raya jagung, Presiden tegaskan pentingnya kinerja nyata, bukan sekadar jabatan.

Amadanews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemimpin yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik harus dievaluasi dan dicopot dari jabatannya. Hal itu disampaikan saat menghadiri panen raya jagung serentak dan peletakan batu pertama sepuluh gudang ketahanan pangan Polri, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo mengibaratkan kepemimpinan seperti tim sepak bola. “Kalau tim kesebelasan sepak bola, kalau menang, ya managernya baik, pelatihnya baik, kapten kesebelasannya baik,” ujarnya. Ia menekankan, pemimpin yang gagal tidak seharusnya terus dipertahankan. “Kalau enggak beres, copot. Sederhana. Ini namanya hidup,” tegasnya.

Presiden juga menyindir pemimpin yang ingin terus menjabat meski tidak berhasil menjalankan tugas. “Jangan kau pengen jadi kapten kesebelasan sepak bola, kalah kalah kalah ingin diperpanjang terus,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo memuji Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dinilai berhasil mempercepat target swasembada pangan. Menurutnya, target empat tahun mampu dicapai hanya dalam satu tahun. Atas capaian tersebut, Prabowo memberikan penghargaan Bintang Jasa Utama kepada Amran. “Kalau dia berhasil tahun ini lagi, gimana gue kasih bintang lagi,” ujarnya.

Prabowo juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan Polri mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai program tersebut berjalan tertib dan bersih. “Ini saya lihat Pak Listyo ini berhasil. MBG aku lihat hebat paling bersih. Tertib,” ucapnya.

Menurut Prabowo, keberhasilan Polri juga terlihat dari berbagai inovasi ketahanan pangan, termasuk pengolahan tongkol jagung menjadi briket arang sebagai energi alternatif. Ia menegaskan sektor pangan sangat menentukan masa depan dan kedaulatan bangsa. *(Red)*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *