Menko Perekonomian Airlangga, Indonesia pacu hilirisasi sawit, B50 mulai Juli 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memimpin rapat Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (18/6/2026).

Jakarta, Amadanews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin rapat Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (18/6/2026).

Menko Airlangga, menyampaikan dalam keterangan tertulisnya melalui instagramnya bahwa rapat tersebut membahas langkah strategis memperkuat ekosistem industri sawit nasional, termasuk kesiapan implementasi program Biodiesel B50 yang ditargetkan mulai berjalan pada 1 Juli 2026.

Airlangga menegaskan, implementasi B50 merupakan langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri.

“Program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor solar, menjaga stabilitas neraca perdagangan, serta menciptakan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian nasional”, ujarnya.

Selain itu, rapat juga membahas percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebagai upaya meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, memperkuat kesejahteraan petani, dan memastikan keberlanjutan industri sawit Indonesia.

“PSR dinilai menjadi fondasi penting agar peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel dapat diimbangi dengan produktivitas yang lebih tinggi dan praktik perkebunan berkelanjutan”, katanya.

Melalui penguatan program biodiesel dan PSR, pemerintah menegaskan komitmen mempercepat agenda hilirisasi dan swasembada energi sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto.

“Hilirisasi diyakini tidak hanya menciptakan nilai tambah di dalam negeri, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tengah dinamika global”, pungkas Menko Airlangga.*(R/A)*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *