Amadanews.com – Pemerintah Kota Gunungsitoli menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antarpemerintah daerah melalui keikutsertaan aktif pada seluruh rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Medan, 30 Juni–2 Juli 2026.
Forum nasional yang mempertemukan para kepala daerah dari seluruh Indonesia ini menjadi ruang strategis untuk mempererat kolaborasi, berbagi praktik baik penyelenggaraan pemerintahan, serta merumuskan langkah bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Partisipasi Pemerintah Kota Gunungsitoli dipimpin oleh Wali Kota Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., bersama Wakil Wali Kota Martinus Lase, S.H., didampingi Sekretaris Daerah Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan resmi Wakil Wali Kota Gunungsitoli di Bandara Internasional Kualanamu oleh Pemerintah Kota Medan melalui prosesi penyematan tanjak Melayu sebagai simbol penghormatan. Pada malam harinya, Pemkot Gunungsitoli menghadiri Gala Dinner di Lapangan Merdeka Medan sebagai ajang mempererat hubungan antarkepala daerah.
Memasuki hari kedua, Pemkot Gunungsitoli turut ambil bagian dalam Upacara Hari Jadi Kota Medan serta mengikuti Dialog Kota Tangguh yang membahas ketahanan perkotaan, mitigasi bencana, dan pembangunan berkelanjutan.
Puncak kegiatan ditandai dengan pembukaan resmi Rakernas XVIII APEKSI yang dihadiri para wali kota se-Indonesia. Forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan perkotaan sekaligus memperluas jejaring kerja sama antardaerah.
Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga diwujudkan melalui kegiatan senam bersama dan penanaman pohon di Taman Cadika Medan, mencerminkan semangat kolektif pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian lingkungan.
Di sela Rakernas, Pemkot Gunungsitoli menerima dukungan pemerintah pusat berupa penyerahan Barang Milik Negara (BMN) hasil pembangunan infrastruktur air minum dari Kementerian PUPR melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara.
Aset yang diserahkan berupa jaringan perpipaan dan pendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Nou di Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat. Penyerahan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur air minum di Gunungsitoli.
Rakernas ditutup melalui Sidang Pleno yang menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari promosi budaya, Pemkot Gunungsitoli juga berpartisipasi dalam Karnaval Budaya APEKSI 2026 bertema “The Sparkling of Local Heroes and Culture”. Kehadiran kontingen Gunungsitoli menjadi media promosi tradisi, seni, dan potensi daerah di tingkat nasional.
Keikutsertaan Pemkot Gunungsitoli dalam seluruh rangkaian Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 menjadi wujud komitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, membangun jejaring kemitraan produktif, serta mengakselerasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. *(ef)*












