Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara Periode 2026-2030.

Amadanews.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Demokrat Indonesia resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) No. 157/KPTS/DPP-PD/VII/2026 tertanggal 2 Agustus 2026 tentang kepengurusan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara. SK tersebut menetapkan Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM sebagai Ketua, Devis Abuimau Karmoi, M.I.Kom sebagai Sekretaris, dan Selamat Nduru, S.H. sebagai Bendahara, serta dibantu sejumlah wakil pengurus lainnya.

Terbitnya SK ini menjadi landasan hukum sekaligus mandat penuh bagi kepengurusan baru dalam menggerakkan roda organisasi dan melanjutkan estafet perjuangan pemuda. Penyerahan SK menegaskan kepercayaan pimpinan pusat terhadap kapasitas kepemimpinan Martinu Jaya Halawa yang dinilai mampu membawa pembaruan, memperkuat advokasi kerakyatan, serta memimpin konsolidasi organisasi secara terukur dan profesional.

Dalam keterangannya di Medan, Senin (3/8/2026), Martinu menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk mengemban amanah besar tersebut bersama jajaran pengurus dan kader. Ia menegaskan perjalanan karier organisasinya berawal dari anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Gunungsitoli, kemudian Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Kota Gunungsitoli, hingga Wakil Sekretaris DPD Sumut pada Juli 2026.

“Amanah dari DPP Pemuda Demokrat Indonesia ini adalah panggilan pengabdian. Dengan SK ini, kita memiliki dasar pijakan yang kuat untuk segera merapatkan barisan. Pemuda Demokrat Indonesia harus kembali menjadi lokomotif pergerakan pemuda yang rasional, melek hukum, berintegritas, dan berjuang berlandaskan asas kemanusiaan serta keadilan sosial,” ujar Martinu.

Kepengurusan baru di bawah komando Martinu akan segera mengeksekusi sejumlah agenda prioritas, antara lain:

  • Konsolidasi organisasi masif dengan memperkuat soliditas internal dan merapikan struktur kepengurusan hingga ke tingkat basis.
  • Optimalisasi kaderisasi dengan melahirkan kader-kader muda berwawasan kebangsaan, progresif, dan tanggap terhadap dinamika zaman.
  • Advokasi dan bantuan hukum untuk mengadvokasi isu-isu kerakyatan serta membela hak-hak masyarakat luas.
  • Sinergi eksternal dengan membangun kemitraan strategis bersama pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat sipil.

Melalui momentum ini, Pemuda Demokrat Indonesia menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus strategis dalam pembangunan bangsa, demi mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan.

Bung Martin menegaskan bahwasanya Pemuda Demokrat Indonesia tidak terafiliasi dengan Partai apapun, namun menjadi wadah silahturahmi serta menjaga persaudaraan dari golongan manapun. *(ef)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *