Amadanews.com – Program sekolah gratis untuk jenjang SMA/SMK yang diluncurkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendapat sambutan positif dari para pelajar. Kepulauan Nias menjadi wilayah pertama yang merasakan manfaat kebijakan program tersebut.
Salah seorang siswa SMKN 1 Lotu, Nias Utara, Aliran Berkat Zalukhu, mengaku sangat bersyukur atas program tersebut. Menurutnya, kebijakan sekolah gratis sangat membantu masyarakat, terutama keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
“Kami sangat berterima kasih, sangat bahagia atas keputusan tersebut. Karena di daerah terpencil ini banyak orang tua yang ekonominya memang terbatas,” ujarnya usai peninjauan Gubernur Bobby di SMKN 1 Lotu, Kamis (6/8/2026).
Hal senada disampaikan siswa lainnya, Septo Rismanto, yang menilai program tersebut meringankan beban orang tua sekaligus memotivasi siswa untuk belajar lebih giat.
“Karena program tersebut, beban orang tua menjadi lebih ringan, kami lebih bersemangat lagi untuk belajar,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Bobby Nasution meninjau pembangunan dua ruang kelas baru di SMKN 1 Lotu dengan anggaran sebesar Rp317 juta. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Bobby menegaskan manfaat program sekolah gratis tidak hanya dirasakan orang tua siswa, tetapi juga memberikan keleluasaan bagi pihak sekolah dalam memenuhi kebutuhan penunjang pendidikan.
“Sekarang biaya SMA dan SMK di Pulau Nias sudah digratiskan. Jadi kepala sekolah punya anggaran lebih fleksibel untuk mebeler, ruang praktik, maupun alat praktik,” jelasnya.
Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, S.Pd.,M.IP beserta para Kepala OPD Kabupaten Nias Utara. *(y)*












