Menko AHY Resmikan Huntara di Aceh Tamiang, Simbol Kehadiran Negara

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono Meresmikan Hunian Sementara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (22/1/2026)

Aceh Tamiang, AmadaNews.  Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (22/1/2026).

Sebanyak 84 unit Huntara dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi, terdiri dari tujuh blok dengan kapasitas 12 keluarga per blok. Huntara ini akan menampung 84 kepala keluarga atau sekitar 305 jiwa dari Kecamatan Karang Baru dan Kota Kuala Simpang.

Dalam sambutannya, Menko AHY menegaskan bahwa rumah adalah kebutuhan mendasar, terutama setelah bencana merenggut rasa aman warga. Ia menekankan bahwa penanganan pascabencana dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga rehabilitasi dan rekonstruksi selesai.

“Huntara bukan tujuan akhir, melainkan titik awal pemulihan agar masyarakat bisa hidup lebih tenang sambil menunggu hunian tetap,” ujar AHY. Ia menambahkan, fasilitas Huntara dilengkapi kamar mandi, dapur bersama, dan ruang terbuka untuk warga.

Selain di Aceh Tamiang, pemerintah juga menyiapkan 163 unit hunian modular di Lubuk Sidup. Pembangunan hunian dilakukan paralel dengan penyediaan sarana pendukung seperti air bersih, sanitasi, listrik, jalan lingkungan, sekolah, puskesmas, dan pasar agar masyarakat kembali produktif.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. “Atas nama masyarakat, kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Menko AHY, dan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan yang diberikan,” ujarnya.

Menko AHY menutup dengan pesan bahwa Huntara bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kehadiran negara dan harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana. (R).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *