Jakarta, AmadaNews. Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Koko Haryono, serta Direktur Utama LPDB Krisdiyanto, meresmikan pelepasan ekspor kopi ke Aljazair oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) di Kampung Leuwinutug, Desa Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (17/01/2026).
Dalam sambutannya, Menkop mengapresiasi para petani kopi yang tergabung dalam Koperasi GLB atas keberhasilan menembus pasar global. Ia menekankan agar koperasi ke depan kembali memperkuat peran di sektor produksi, distribusi, industri, dan perkreditan. Pada kesempatan tersebut, Menkop melepas ekspor sebanyak 5 kontainer kopi robusta dengan volume 96 ton.
Sebagai bentuk dukungan, Menkop menginstruksikan kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk mempercepat pencairan pinjaman modal bagi Koperasi GLB dalam rangka memperluas kegiatan ekspor. “Presiden Prabowo ingin supaya negara hadir kembali untuk mengatur arah perekonomian sesuai konstitusi. Ini pesan yang ingin saya sampaikan sebagai bentuk penerjemahan,” ujar Ferry, dikutip dari Klikwarta.com.
Sementara itu, Ketua Koperasi GLB Miftahudin Shaf menyampaikan bahwa koperasi yang dipimpinnya kini menjadi penggerak utama ekonomi Desa Cisalak. Saat ini, GLB memiliki 450 anggota, mengelola lahan seluas 1.589 hektare, serta melibatkan 1.200 tenaga kerja.
Miftahudin menambahkan, sepanjang 2024–2025 Koperasi GLB telah membukukan volume ekspor sebesar 964,2 ton kopi ke enam negara dengan nilai transaksi lebih dari USD 4,6 juta atau sekitar Rp77,6 miliar. (Red).












