Densus 88 Antiteror Polri Bentengi Pelajar dari Paham Radikal

JAKARTA, Amadanews.com – Densus 88 Antiteror Polri terus memperkuat upaya pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) melalui edukasi kepada generasi muda. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Garuda Youth Camp di Cibubur, bertema “Pemuda Bersatu, Bangsa Kuat untuk Indonesia Emas 2045”.

Acara yang diikuti 600 siswa SMA/SMK se-Jabodetabek ini menekankan kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikal, terutama melalui media digital. Para peserta dibekali studi kasus dan didorong menjadi “Duta Cegah” yang menyebarkan nilai toleransi serta kebangsaan di lingkungan masing-masing.

Direktur Pencegahan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Moh. Dofir, S.Ag., S.H., M.H., mengingatkan bahwa radikalisasi seringkali berawal dari hal sederhana. “Radikalisasi pada anak seringkali berawal dari hal yang dianggap sepele, seperti konsumsi konten digital tanpa pengawasan. Media sosial dan game online bisa menjadi pintu masuk jika tidak disikapi dengan bijak,” ujarnya, Senin (4/5), dilansir dari Mediahub Polri.

“Kegiatan ini merupakan komitmen Densus 88 dalam memperkuat ketahanan ideologi generasi muda sebagai langkah preventif menuju Indonesia Emas 2045”, Kombes Pol. Moh. Dofir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *