Gunungsitoli, Amadanews – Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli menegaskan dukungan penuh agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli, Izfar Anaz, SP, usai menghadiri acara Launching TPQ Plus Al-Ma’un dan penyantunan anak yatim di Aula SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli, Senin (16/02/2026).
“Secara pribadi dan organisasi, kami mendukung Polri berada di bawah Presiden. Dukungan ini demi kebaikan bersama dan mencegah hal buruk bagi bangsa Indonesia,” ujar Izfar kepada awak media. Ia menambahkan, sikap tersebut merupakan keputusan bulat organisasi dari tingkat pusat hingga ranting.
Izfar juga menegaskan bahwa pernyataan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Dzulfikar Ahmad Tawalla serta Ketua Wilayah Sumatera Utara, Muhammad Syarif Lubis, sudah tepat. “Kami satu komando, tidak ada yang membangkang. Semua satu suara,” tegasnya.
Lebih lanjut, Izfar menyampaikan komitmen Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kamtibmas bukan hanya tugas polisi, tapi juga tanggung jawab kita bersama, khususnya warga Muhammadiyah dan simpatisan,” ujarnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan, pengurus Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli membuat video pernyataan dukungan kepada Polri dan Polres Nias. Video tersebut kemudian disebarkan melalui akun media sosial resmi organisasi, Almaun Gusit. Pantauan awak media menunjukkan proses pembuatan video berjalan lancar. (EF).












