Menko Muhaimin: Pesantren Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Amadanews.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan pesantren memiliki peran strategis dalam memutus rantai kemiskinan. Peran itu tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan, tetapi juga dengan membuka akses kerja, usaha, serta menghubungkan masyarakat dengan peluang ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin saat menghadiri agenda Pengembangan Model Pemberdayaan Kawasan Ekonomi Khusus Pesantren di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Gresik, Sabtu (8/8/2026).

“Jangan sampai industri tumbuh besar, sementara masyarakat di sekitarnya justru tertinggal. Pesantren harus menjadi pusat pemberdayaan yang menghubungkan pendidikan, dunia kerja, UMKM, dan peluang ekonomi daerah,” tegas Muhaimin.

Di Kabupaten Gresik, terdapat 211 pesantren dengan lebih dari 10 ribu santri. Modal sosial ini dinilai sangat besar untuk membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren.

Arah kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan perlunya jalan baru menuju ekonomi berkeadilan. Konsep “ekonomi konstitusi” menempatkan sumber daya dan kekuatan ekonomi agar manfaatnya kembali dirasakan masyarakat luas.

Dengan dukungan pemerintah, pesantren diharapkan mampu menjadi penghubung antara potensi lokal dengan kekuatan industri, sehingga pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat sekitar.*(r/a)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *