Amadanews.com – Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, S.Si., Apt., M.Kes menyerahkan kunci rumah hunian tetap (huntap) mandiri kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar di Sumatra Barat, Jumat (10/7/2026).
Penyerahan kunci ini menandai selesainya pembangunan unit huntap sekaligus mendorong warga untuk segera menempati rumah baru. Simbolisasi penyerahan dilakukan di tiga wilayah terdampak, yakni Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Panjang. Seremoni tersebut disaksikan Kalaksa BPBD Sumbar, pimpinan daerah, rombongan BNPB dan BPBD, serta masyarakat setempat.
“Unit rumah yang diserahkan merupakan rumah contoh huntap mandiri dengan material SEPABLOCK (Semen Padang Bata Interlock), inovasi PT Semen Padang sejak 2020. Material interlocking ini memiliki keunggulan ramah gempa, ramah lingkungan, cepat dibangun, dan mudah dimobilisasi. Setiap rumah bertipe 36 dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu, dan dapur”, ujarnya.
Rustian berpesan kepada warga penerima manfaat untuk segera menghuni rumah tersebut. Setelah pembangunan rumah contoh selesai, BNPB akan melanjutkan pembangunan huntap mandiri bagi warga terdampak sesuai data korban yang telah diverifikasi.
Ia juga menegaskan, percepatan pembangunan huntap menjadi komitmen pemerintah dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Siklon Senyar yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November 2025. Upaya ini bertujuan menyediakan hunian aman, layak, dan permanen bagi korban bencana serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah pusat, BNPB, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait diharapkan mampu mewujudkan prinsip Build Back Safer and Better bagi masyarakat terdampak bencana” katanya. *(r/a)*












