Amadanews.com – Badan Pengurus Harian Ikatan Keluarga Masyarakat Nias (IKMN) Sumatera Barat bersama Majelis Pertimbangan Adat (MPA) menggelar rapat persiapan menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan beserta rombongan. Kehadiran mereka dijadwalkan untuk menghadiri undangan Pemerintah Kota Padang dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-357 yang berlangsung pada 8–10 Agustus 2026.
Ketua Umum IKMN Sumatera Barat, Piterson Harefa, memimpin rapat bersama MPA pada Senin, 02 Agustus 2026. Dalam arahannya, ia mengimbau seluruh masyarakat etnis Nias di Sumatera Barat untuk turut menyambut baik kedatangan rombongan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan di Kota Padang.
Kehadiran rombongan tersebut merupakan bagian dari undangan resmi Wali Kota Padang melalui IKMN Sumatera Barat, sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan silaturahmi antara Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Selain itu, kehadiran mereka juga diharapkan dapat memeriahkan HUT Kota Padang ke-357 serta Festival Harmoni Seni Budaya Etnis yang digelar di kota tersebut.
Dalam rangkaian Festival Harmoni, IKMN Sumatera Barat akan menampilkan berbagai seni budaya khas Nias, di antaranya Gamad, Tari Baluse, Tari Sekapur Sirih, Lompat Batu, Tari Rekreasi, Silat, Maena, dan Solosong.
Humas Panitia Seni Budaya, Dalili Zalukhu, mengajak seluruh masyarakat Nias di Kota Padang untuk bersama-sama menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan serta turut memeriahkan perayaan HUT Kota Padang ke-357.
“Mari kita bersama-sama menyambut kedatangan rombongan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan, sekaligus memeriahkan Festival Harmoni Seni Budaya yang akan digelar pada 8–10 Agustus 2026,” pungkasnya. *(ef)*













Pertanyaan ditujukan pada Bapak Bupati Nias Selatan, yang akan hadir pada festival harmoni dan seni budaya tgl 8-10 Agustus 2026 di Kota Padang.
Sebagai mantan warga Nias Selatan dan Ketua Umum Masyarakat Muslim Pulau Tello sekitarnya (IKMPTS) Kota Padang, sesuai informasi yang saya terima dari keluarga dekat saya di Pasar Pulau Tello pada hari Jum’at kemarin mengatakan bahwa sekitar satu minggu terakhir nasyarakat kesulitan mendapatkan Gas untuk memasak dan saat ini telah beralih ke kayu, dan yang lebih dikhawatirkan stock beras mulai berkurang, salah satu penyebabnya adalah transportasi laut ke pulau tello sangat sulit.
Dari saya H. Ahmad Anis Domo SE, MM.
Ketum IKMPTS Kota Padang