Amadanews.com – Cendekiawan Nahdlatul Ulama, Islah Bahrawi melontarkan kritik tajam terhadap fenomena yang disebutnya sebagai “penjilat kekuasaan” di sekitar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menariknya, Islah justru memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh yang dinilai setia mendampingi Prabowo sejak masa-masa sulit.
Melalui unggahan di media sosial Threads, Islah menyebut nama Fahri Hamzah, Fadli Zon, dan Dondas sebagai sosok yang konsisten mendukung Prabowo jauh sebelum meraih kursi presiden. Menurutnya, loyalitas mereka layak mendapatkan penghargaan berupa ruang dan peran di pemerintahan saat ini.
“Buat saya pribadi, sosok seperti Dondas, Fahri Hamzah, atau Fadli Zon, justru mereka orang-orang loyal yang mendampingi Pak Prabowo sejak awal,” tulisnya, dikutip Jumat (12/6/2026).
Ia menilai pemberian posisi strategis kepada tokoh-tokoh tersebut merupakan hal yang wajar. “They deserve it! Itu wajar,” lanjutnya.
Namun, Islah menyoroti adanya pihak lain yang menurutnya lebih layak disebut penjilat. Ia menyebut kelompok yang dahulu dikenal sebagai pengkritik keras bahkan pencaci Prabowo, tetapi kini berbalik memberikan pujian setelah memperoleh jabatan dan fasilitas. “Yang saya anggap penjilat sejati itu justru mereka yang dulu mencaci-maki Pak Prabowo sampai mentok. Namun hari ini justru memuji-muji setelah diberi jabatan dan fasilitas,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Islah melontarkan sindiran keras terhadap fenomena tersebut. “Jijik lihatnya. Banyak yang model begini. You name it!” tulisnya.
Unggahan itu pun ramai diperbincangkan warganet dan memicu diskusi publik mengenai loyalitas politik, konsistensi sikap, serta fenomena berubahnya posisi sejumlah tokoh setelah pergantian kekuasaan. (Red/Fajar.co.id)*












