Gunungsitoli, Amadanews – Menyambut datangnya Bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli secara resmi melaksanakan Launching TPQ Plus Al-Ma’un sekaligus penyantunan anak yatim. Acara berlangsung di Aula SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli, Senin (16/02/2026), dengan tujuan menghadirkan pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya menekankan kemampuan baca tulis, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli H. Ridwan Saleh Zega, S.IP, Kepala Pengadilan Agama Kota Gunungsitoli, perwakilan Polres Nias, PD Muhammadiyah dan PD Aisyiyah Kota Gunungsitoli, unsur cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Gunungsitoli, pimpinan OKP, sesepuh Muhammadiyah, kepala sekolah Perguruan Muhammadiyah, pengurus TPQ Plus Al-Ma’un, orangtua murid, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli, Izfar Anaz, S.P., menegaskan bahwa TPQ Plus Al-Ma’un lahir dari kegelisahan sekaligus harapan besar terhadap masa depan generasi muda. “Kami ingin TPQ Plus Al-Ma’un menjadi tempat anak-anak tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal kepedulian sosial,” ujarnya. Konsep “Plus” menurutnya mencerminkan komitmen menghadirkan pembinaan holistik, meliputi akhlak, kedisiplinan, dan semangat berbagi.
Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Ridwan Saleh Zega, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemuda Muhammadiyah. Ia menilai TPQ Plus Al-Ma’un sebagai kontribusi nyata pemuda dalam pembangunan sumber daya manusia berlandaskan nilai keagamaan. “Pembinaan karakter sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah,” ungkapnya. DPRD, lanjutnya, mendukung program kepemudaan yang berorientasi pada pendidikan dan kepedulian sosial.
Launching TPQ Plus Al-Ma’un ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli sebagai simbol rasa syukur. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi penegas komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk terus bergerak memberi manfaat bagi umat.
Sebagai implementasi nilai Surah Al-Ma’un, kegiatan dirangkaikan dengan penyantunan kepada 20 anak yatim bekerja sama dengan Lazismu Kota Gunungsitoli. Penyaluran santunan dilakukan secara langsung dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan. Bagi Pemuda Muhammadiyah, aksi sosial ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian integral dari misi dakwah yang membumi.
Pemuda Muhammadiyah Kota Gunungsitoli berharap TPQ Plus Al-Ma’un menjadi awal lahirnya generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, TPQ Plus Al-Ma’un diharapkan tumbuh menjadi pusat pembinaan generasi yang membawa perubahan positif bagi Kota Gunungsitoli.(EF).












