Jenazah Siswa AJZ di Autopsi Tim Spesialis Forensik RS. Bhayangkara Poldasu

** Autopsi jenazah siswa 17 tahun ini membuka tabir penyelidikan, sementara masyarakat diliputi pilu dan amarah atas misteri kematiannya.

Gunungsitoli, Amadanews.comTim Spesialis Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara melaksanakan pemeriksaan autopsi terhadap jenazah AJZ (17) di Rumah Sakit Umum Daerah dr. M. Thomson Nias, Minggu (17/05/2026).

Humas Polres Nias Aipda Aris K. Gulo, S.H dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa seluruh rangkaian proses autopsi berjalan tertib dan selesai sekitar pukul 19.00 WIB. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi data penting sekaligus bukti pendukung dalam proses penyelidikan yang tengah dilakukan pihak kepolisian.

Tim forensik yang terlibat terdiri atas dr. Ismurizal, Sp.F., M.H., Wagianto, S.Kep., Ners, dan Jalal.

Usai pemeriksaan, jenazah korban diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Kepolisian berharap penyerahan ini dapat memberi ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menegaskan komitmen Polres Nias bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional hingga seluruh fakta terungkap.

AJZ, seorang siswa SMK, sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (13/05/2026). Setelah pencarian intensif selama dua hari, ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di aliran sungai kecil kawasan perkebunan Desa Hilina’a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Jumat (15/05/2026) sore. Penemuan ini sempat mengegerkan warga sekitar dan menimbulkan gelombang spekulasi publik.

Kasus tragis ini menggoreskan luka mendalam di hati masyarakat. Rasa pilu bercampur amarah menyeruak, meninggalkan pertanyaan besar tentang keadilan dan kepedulian lingkungan sekitar. Masa depan seorang remaja yang seharusnya penuh harapan kini terenggut begitu saja.

Kapolres Nias, AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P menegaskan bahwa motif kejadian masih dalam penyelidikan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk membantu memberikan informasi terkait kasus ini. “Jika ada informasi, silakan sampaikan kepada kami. Identitas pelapor akan kami rahasiakan,” ujarnya. *EF)*.

Penulis: Efrizal CaniagoEditor: Asyraf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *