Jika Korupsi dibiarkan “Malaka Terancam Jadi Ladang Subur Korupsi”

Nando, - Kabid Germas IMMALA Jakarta.

Amadanews.com – Nando, Kabid Germas IMMALA Jakarta, mengingatkan bahwa jika praktik korupsi terus dibiarkan tumbuh di Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur, daerah tersebut berisiko dikenal sebagai “ladang subur korupsi.” Ia menegaskan, rakyat tidak membutuhkan pemimpin yang pandai berjanji, melainkan pemimpin yang berani menjaga amanah.

“Setiap rupiah uang publik harus kembali kepada rakyat, bukan mengalir ke kantong segelintir orang. Bersihkan birokrasi, tegakkan hukum tanpa pandang bulu, dan buktikan bahwa pemerintahan hadir untuk melayani, bukan memperkaya diri,” ujar Nando kepada awak media, Senin (1/8/2026).

Nando menekankan bahwa kekuasaan adalah amanah, bukan kesempatan untuk menyalahgunakan jabatan. Jika korupsi dibiarkan, rakyatlah yang menjadi korban: jalan tetap rusak, sekolah kekurangan fasilitas, pelayanan kesehatan tertinggal, sementara masyarakat terus diminta bersabar.

Ia menegaskan perlunya pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab. “Jangan biarkan uang rakyat hilang karena penyalahgunaan wewenang. Jangan biarkan jabatan menjadi tameng untuk menghindari pertanggungjawaban,” tegasnya.

Nando menyerukan kepada aparat penegak hukum dan lembaga pengawas untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. “Siapa pun yang terbukti melakukan korupsi harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Menurutnya, jika praktik korupsi terus dibiarkan, Kabupaten Malaka akan dikenal bukan sebagai daerah yang melayani rakyat, melainkan sebagai tempat suburnya korupsi.

“Kami menolak budaya korupsi! Kami menuntut pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat, bukan hilang karena penyalahgunaan jabatan,” pungkas Nando.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *