Mendikdasmen RI, dorong anak-anak Nias percaya diri, raih prestasi dan bangga jadi anak pulau

Gunungsitoli, Amadanews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, menghadiri kegiatan Pagi Ceria bersama ratusan siswa SD, SMP, dan SMK di SMPN 2 Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (20/06/2026).

Kegiatan diawali dengan senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti siswa, guru, serta sejumlah pejabat daerah. Turut hadir Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga, dan Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli.

Dalam suasana meriah, Mendikdasmen beberapa kali berinteraksi langsung dengan siswa. Ia mengajukan pertanyaan seputar Ikrar Pelajar Indonesia dan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Lima siswa yang berhasil menjawab dengan baik mendapat hadiah sepeda dari Mendikdasmen.

Mu’ti berpesan agar siswa tetap menjaga semangat belajar dan tidak merasa minder karena berasal dari Kepulauan Nias.

“Jangan rendah diri karena menjadi orang pulau. Kalian harus bangga sebagai anak Nias, bangga sebagai putra-putri Nias,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa anak-anak Nias memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi dan menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

Selain itu, Mendikdasmen mengajak siswa membiasakan hidup sesuai Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari.

Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, menyebut kunjungan Mendikdasmen sebagai momentum penting bagi penguatan sektor pendidikan di Kepulauan Nias. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, transformasi digital, serta penyediaan sarana dan prasarana.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Gunungsitoli dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih atas perhatian penuh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terhadap infrastruktur sekolah melalui program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026,” kata Sowa’a.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga, menilai perhatian pemerintah terhadap pendidikan di Kepulauan Nias mulai terlihat melalui program revitalisasi sekolah. Ia menyebut, pada tahun 2025 telah terealisasi 33 revitalisasi sekolah di Nias Utara, dan tahun 2026 progres berlanjut dengan 22 sekolah.

“Saya yakin jumlahnya akan terus bertambah. Mari kita dukung bersama agar program ini mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul dari Kepulauan Nias demi mewujudkan Indonesia Emas,” tegas Sabam.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI melakukan penandatanganan dokumen satuan pendidikan penerima Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2026 di Kota Gunungsitoli. Adapun satuan pendidikan yang menerima program revitalisasi tersebut yaitu TK Aisyiyah Bustanul Athfal, SD Negeri 076698 Hilizarito, SMP Negeri 5 Gunungsitoli Idanoi, SMA Negeri 1 Gunungsitoli, SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa, dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gunungsitoli.

‎Program revitalisasi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi peserta didik.*(A)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *