Menko AHY Dorong Perencanaan Adaptif Hadapi Kenaikan Air Laut

Amadanews.com – Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato kunci dalam Dialog Kebijakan Nasional bertajuk “Kenaikan Muka Air Laut: Memahami Dampak Sosial Ekonomi untuk Perencanaan Pembangunan yang Adaptif” di Kementerian PPN/Bappenas, Senin pagi (13/7/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Rachmat Pambudy, Kepala BOPPJ/Wamen KKP Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf, perwakilan kementerian/lembaga, serta para pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan itu, Menko AHY mengapresiasi peluncuran buku berjudul “Kenaikan Muka Air Laut: Memahami Dampak Sosial Ekonomi untuk Perencanaan Pembangunan yang Adaptif” karya Bappenas, serta pengenalan Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu (SEPAKAT) sebagai alat analisis berbasis data terintegrasi untuk mendukung perencanaan, penganggaran, serta monitoring dan evaluasi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Menurut AHY, perencanaan tidak akan bermakna tanpa eksekusi, sementara eksekusi bisa salah arah bila tidak berbasis perencanaan yang scientifically sound, technologically feasible, dan financially viable. Ia menegaskan pentingnya perencanaan yang realistis, mempertimbangkan risiko, serta menyadari keterbatasan yang ada.

“Pembangunan infrastruktur bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat. Ke depan, paradigma infrastruktur harus berorientasi pada ketangguhan, keberlanjutan, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik secara ekonomi, sosial, maupun aspek kehidupan lainnya,” ujar AHY. *(r/a)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *