Amadanews.com – Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH., MH bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi, menghadiri Upacara Pembukaan Latihan Bersama Pacific Partnership 2026 di Lapangan Sepak Bola Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (21/7/2026).
Misi kemanusiaan dan kerja sama multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik ini akan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 31 Juli 2026, dengan lokasi kegiatan di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., CFRA, didampingi Wakil Kepala Biro Kedokteran dan Bedah Angkatan Laut Amerika Serikat Laksamana Muda David M. Buzzetti, serta sejumlah pejabat TNI dan mitra internasional.
Dalam sambutannya, Mayjen Hadi Juanda menegaskan bahwa Pacific Partnership merupakan simbol persahabatan antarbangsa sekaligus komitmen bersama dalam membangun ketahanan masyarakat melalui bidang kesehatan, penanggulangan bencana, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan. Ia menyebut pelaksanaan tahun ini menjadi kehormatan bagi Indonesia, khususnya Sibolga dan Tapanuli Tengah, setelah sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.
Mengusung tema “Strengthening Partnership, Collaboration, and Interoperability for Crisis Response”, latihan bersama difokuskan pada penguatan kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan global, mulai dari bencana alam, kedaruratan kesehatan masyarakat, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Berbagai program akan digelar, di antaranya pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan, pelatihan tenaga kesehatan, workshop medis, pertukaran ilmu pengetahuan, latihan penanggulangan bencana lintas instansi, penyuluhan kesehatan hewan, pelayanan sosial, serta kegiatan budaya dan kemasyarakatan. Hampir 5.000 peserta dari unsur militer, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, relawan, dan masyarakat terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pacific Partnership yang menurutnya tidak hanya memperkuat kerja sama pertahanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui bidang pendidikan, kesehatan, dan manajemen kebencanaan.
Sementara itu, Laksamana Muda David M. Buzzetti menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kemampuan masyarakat dalam merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, sekaligus mempererat komunikasi dan kolaborasi antarnegara.
Upacara pembukaan dirangkai dengan penyematan tanda latihan kepada perwakilan peserta oleh Kapuskes TNI bersama perwakilan Angkatan Laut Amerika Serikat, serta dilanjutkan dengan ramah tamah di Gedung GOR Pandan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta delegasi dari Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jerman, dan Singapura. *(r/a)*












