Pemprov Sumut Bangun Infrastruktur Strategis Tahun ini, Anggaran Capai Rp1,3 Triliun

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe saat menyampaikan keterangan resminya.

Medan, Amadanews.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur tahun 2026. Dana tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) yang digagas Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe, menyebutkan anggaran pembangunan jalan tahun ini mencapai Rp1,372 triliun. Dana tersebut terbagi untuk program PHTC, dukungan Proyek Strategis Daerah (PSD), penanganan pascabencana, serta pembangunan afirmasi di Kepulauan Nias.

Untuk mendukung PHTC, Pemprov mengalokasikan Rp672,22 miliar melalui 52 kegiatan utama, mencakup pembangunan jalan sepanjang 86 km, pemeliharaan 11,91 km, rehabilitasi 1 km, pembangunan turap/talud/bronjong di 17 titik, jembatan sepanjang 32 meter, penggantian lantai jembatan 25 meter, serta pembangunan drainase 250 meter.

Sementara itu, dukungan PSD dialokasikan sebesar Rp320,2 miliar untuk pembangunan ruas jalan baru penghubung wilayah terisolir dan kawasan strategis sepanjang 55 km. Untuk penanganan pascabencana, disiapkan Rp137 miliar dengan 24 kegiatan, termasuk pembangunan turap/talud/bronjong di 19 titik, jembatan 20 meter, penggantian lantai jembatan 30 meter, rehabilitasi satu unit jembatan, dan pembangunan tiga unit box culvert.

Di Kepulauan Nias, Pemprov menyiapkan anggaran afirmasi Rp83,875 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 8,4 km dan jembatan sepanjang 70,6 meter. Selain itu, pendanaan dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebesar Rp16,2 miliar digunakan untuk pembangunan jalan 2,7 km, serta tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) Rp143 miliar untuk pembangunan jalan 22 km dan turap/talud/bronjong di dua titik.

Tak hanya fokus pada jalan dan jembatan, Pemprov juga melaksanakan program keciptakaryaan. Di antaranya penyusunan dokumen perencanaan penyediaan infrastruktur air minum dan air limbah di Kepulauan Nias dengan anggaran Rp3,9 miliar, serta peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Cemara senilai Rp12 miliar dengan target pengelolaan 100 meter kubik.

“Hingga saat ini kondisi jalan mantap di Sumut mencapai 74,12 persen atau 3.006 km, sementara jalan rusak berat dan ringan masih 25,88 persen. Tahun ini, melalui program PHTC dan PSD, kita targetkan pembangunan 141 km jalan baru,” ujar Chandra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *