Puluhan Massa Demo Polres Nias, Suarakan Keadilan atas kematian siswa SMK AJZ

Gunungsitoli, Amadanews.com – Gema keadilan terus membahana, menuntut kepastian hukum dan transparansi atas nyawa-nyawa yang hilang tanpa jawaban. Kali ini berasal dari Gerakan Masyarakat Peduli Kemanusiaan dan Keadilan Kepulauan Nias menggelar aksi damai di halaman Polres Nias, Selasa (23/6/2026). Puluhan massa mendesak  aparat penegak hukum segera mengungkap  sejumlah kasus pembunuhan yang hingga kini belum menemui titik terang di wilayah hukum Polres Nias.

Massa terlebih dahulu berkumpul di Alun-Alun Kota Gunungsitoli untuk melakukan konsolidasi. Setelah itu, mereka menggelar long march menuju Mapolres Nias sambil membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan keadilan.

Dalam orasinya, mereka menyoroti lambannya penanganan sejumlah kasus pembunuhan di wilayah hukum Polres Nias. Mereka menilai proses penegakan hukum lamban dan belum berjalan optimal serta dinilai kurang transparan.

Diantaranya terkait kasus kematian Agnis Jance Zebua (AJZ), siswa SMK Negeri 1 Alasa, yang terjadi di Desa Hilinaa, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara pada 15 Mei 2026.

Massa juga menyentil kasus pembunuhan Jufri Perobahan Buaya di Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias, yang terjadi pada 25 Mei 2026. Mereka menilai penanganan perkara tersebut belum menyentuh seluruh pihak yang diduga terlibat.

“Keadilan bagi korban kejahatan terhadap nyawa adalah hak asasi yang tidak bisa ditawar,”  tegas perwakilan massa dalam orasinya.

Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kapolres Nias, yakni:

  1. Mendesak pengusutan tuntas seluruh kasus pembunuhan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
  2. Meminta penyidik segera menetapkan tersangka lain apabila telah memenuhi alat bukti.
  3. Mendesak perhatian serius terhadap kasus-kasus yang belum terungkap secara menyeluruh.
  4. Menuntut kepastian hukum dengan target waktu yang jelas dalam proses penyidikan.

Setelah massa menyampampaikan tuntutannya, mereka diterima langsung oleh Kapolres Nias, AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P. Dalam tanggapannya, Kapolres menyatakan komitmennya untuk bekerja maksimal dalam mengungkap kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini dan berharap dukungan dari masyarakat,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut turut dihadiri oleh keluarga korban  yang  menuntut keadilan atas kasus yang menimpa anggota keluarganya.  Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bertindak objektif dan adil tanpa pandang bulu, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

Gerakan Masyarakat Peduli Kemanusiaan dan Keadilan Kepulauan Nias menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga seluruh pelaku terungkap dan keadilan benar-benar ditegakkan di wilayah Kepulauan Nias. *(EF)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *