Gunungsitoli, Amadanews.com – Anggota DPRD Kota Gunungsitoli sekaligus Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Adrianus Zega, ST., M.Psi, melaksanakan reses masa sidang II (Maret–Juni 2026) di daerah pemilihan I, bertempat di Kantor Kelurahan Saombo, Kecamatan Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat (22/5/2026) pagi.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan mendesak dan kebutuhan pembangunan disampaikan warga diantaranya dari Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Saombo, Syafardin Telaumbanua, menyoroti kondisi sejumlah jalan lingkungan yang rusak di tiga lingkungan serta meminta perhatian terhadap pemeliharaan gedung kantor kelurahan dan fasilitas agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal. Ia juga mengusulkan pembangunan balai pertemuan kelurahan.Syafardin juga mengusulkan pembangunan balai pertemuan kelurahan agar warga merasa lebih nyaman saat mengikuti kegiatan kemasyarakatan.
Kepala Lingkungan I, Sudirman Gulo, mengusulkan penyediaan tong sampah di setiap lingkungan serta pembekalan bagi petugas pengumpul sampah.
Sementara Lurah Saombo, Azwardin Dani Zalukhu, S.Pd., meminta peningkatan kesejahteraan bagi kepala lingkungan dan petugas siskamling.
Juliani Prihatin Adventina turut menyampaikan perlunya perbaikan sarana air bersih dan fasilitas MCK di kantor kelurahan. Menurutnya, warga selama ini hanya mengandalkan air hujan yang ditampung dalam bak yang sudah tidak layak.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Adrianus Zega menjelaskan sejumlah kendala teknis pembangunan di Kota Gunungsitoli. Ia berkomitmen menindaklanjuti seluruh usulan melalui diskusi bersama stakeholder terkait. Khusus mengenai perbaikan jalan lingkungan, Adrianus menyebut program tersebut telah dihapus tahun ini berdasarkan informasi dari Dinas Perkim. Meski demikian, ia berjanji akan memperjuangkan agar program tersebut kembali dimasukkan melalui Musrenbang maupun Pokok Pikiran DPRD.
lebih jauh ia menyoroti persoalan mendasar di birokrasi, di mana masih dirasakannya kurangnya koordinasi dan kolaborasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yang seringkali menjadi penghambat kelancaran pembangunan.
“Ini salah satu contoh masalah di Kota Gunungsitoli, yaitu kurangnya koordinasi dan kolaborasi antar-SKPD. Namun dengan berbagai kendala yang ada, saya tetap akan memperjuangkan apa yang telah disampaikan masyarakat,” tegasnya.
Ketua DPRD ini menegaskan segala kendala dan keterbatasan yang ada tidak akan menyurutkan langkah kami. Apa yang sudah disampaikan hari ini adalah amanah yang akan kami perjuangkan di tingkat dewan dan bersama pemerintah kota,” pungkasnya.
Kegiatan reses turut dihadiri Camat Gunungsitoli, Sekcam, Lurah Saombo, Bhabinkamtibmas, pengurus LPM, para kepala lingkungan, petugas kesehatan, ASN Kelurahan Saombo, serta masyarakat setempat. *(EF)*.












