Amadanews.com – Salah satu bangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di kawasan Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menjadi sorotan masyarakat setelah terlihat terendam genangan air berwarna kecokelatan yang menutupi bagian bawah bangunan hingga mencapai pintu-pintu akses masuk.
Perhatian publik terhadap kondisi bangunan tersebut mencuat setelah seorang warga, Rizki Darmawan Nasution, mengunggah foto dan video lokasi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, Rizki mempertanyakan pembangunan koperasi yang dilakukan di kawasan yang disebut telah lama mengalami banjir.
Menurut keterangannya, genangan air di lokasi tersebut bukan merupakan kejadian baru. Ia menyebut kawasan itu telah berulang kali terdampak banjir dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga memunculkan pertanyaan terkait kelayakan lokasi pembangunan fasilitas publik tersebut.
Unggahan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan proses penentuan lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih, terutama berkaitan dengan potensi risiko banjir yang dapat memengaruhi operasional dan pemanfaatan bangunan ke depannya.
Kondisi bangunan yang dikelilingi genangan air juga menimbulkan kekhawatiran mengenai aksesibilitas, efektivitas penggunaan fasilitas, serta kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab genangan yang terjadi, status lokasi pembangunan, maupun pertimbangan teknis yang mendasari pemilihan lahan tersebut sebagai lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih.
Selain itu, riwayat banjir di kawasan tersebut serta langkah mitigasi yang telah atau akan dilakukan juga masih memerlukan konfirmasi dari instansi berwenang untuk memberikan gambaran yang utuh kepada publik.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari pemerintah daerah, pihak pelaksana pembangunan, maupun instansi terkait guna mengklarifikasi kondisi bangunan, penyebab genangan, serta dasar pemilihan lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih tersebut. *(ef)*












