Amadanews.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Gunungsitoli, Ny. Pitha Andhika Laoly, memimpin langsung kegiatan sosialisasi bertajuk “Edukasi Bijak Bermedia Sosial: Mewujudkan Generasi Cerdas, Aman, dan Berkarakter di Era Digital” di Aula UPTD SD Negeri 075018 Afilaza, Selasa (21/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dari tiga sekolah dasar, yakni UPTD SD Negeri 075018 Afilaza, UPTD SD Negeri 070976 Gunungsitoli (SD Negeri 3 Gunungsitoli), dan UPTD SD Negeri 070977 Gunungsitoli (SD Negeri 4 Gunungsitoli).
Dalam sambutannya, Ketua DWP Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa salah satu fokus program Dharma Wanita Persatuan adalah pemberdayaan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Melalui sosialisasi ini, DWP berupaya memberikan edukasi sejak dini mengenai pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Ia mengingatkan bahwa media sosial ibarat pisau bermata dua: dapat memberikan manfaat besar bila digunakan dengan benar, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif jika disalahgunakan. Anak-anak diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak membagikan data pribadi, serta menghindari perundungan (cyberbullying). Selain itu, ia menyoroti risiko penggunaan media sosial berlebihan terhadap kesehatan psikologis anak, seperti kecemasan, stres, hingga depresi.
Kepada para guru, Ketua DWP berharap agar terus memberikan pendampingan dan pembinaan dalam membangun budaya digital yang sehat. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan digital yang aman, positif, dan ramah anak.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) DP5A Kota Gunungsitoli, Betty Novriani Waruwu, S.K.M. Materi mencakup pemanfaatan media sosial secara bijak, keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta pencegahan kejahatan dan perundungan di dunia maya.
Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta didik. Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan bingkisan kepada peserta sebelum kegiatan resmi ditutup.*(ef)*












