Bakti TNI Hadirkan Jembatan Modular di Gunungsitoli, Pembangunan Masuki Tahap Pengecoran

Proses Pembangunan Jembatan Modular sepanjang 30 meter di Dusun I, Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli,. Sumber foto: Pendam I/BB

Amadanews.com – Pembangunan Jembatan Modular sepanjang 30 meter di Dusun I, Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, terus berlanjut. Proyek yang merupakan bagian dari program Bakti TNI untuk Rakyat ini kini memasuki tahapan penting berupa pengecoran abutmen tepi dekat sebagai fondasi penyangga jembatan.

Jembatan tersebut dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menyeberangi sungai tanpa jembatan, termasuk anak-anak sekolah yang kerap menghadapi risiko keselamatan saat debit air meningkat. Infrastruktur ini nantinya akan menghubungkan Desa Lolomoyo Tuhemberua dengan Desa Lolowonu Niko’otano melalui ruas jalan strategis antardesa.

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 12,2 persen. Pengerjaan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Yon TP 903/Baluseda, Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, serta masyarakat setempat.

Dukungan alat berat seperti excavator, mesin molen, hingga peralatan manual dimanfaatkan untuk mempercepat proses pembangunan.

Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Kepala Penerangan Kodam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P. menegaskan bahwa pembangunan jembatan modular ini merupakan implementasi nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang lebih aman dan layak bagi masyarakat. Melalui program pembangunan infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, TNI ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).*(ef)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *