Jakarta, Amadanews.com — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menegaskan bahwa PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, akan menghentikan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap para pekerjanya. Kepastian ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, setelah menerima aspirasi langsung dari perwakilan buruh perusahaan tersebut.
Dasco menjelaskan bahwa DPR RI segera menindaklanjuti keluhan pekerja dengan melakukan koordinasi bersama pihak manajemen PT Karunia Alam Segar. Dari hasil pertemuan tersebut, perusahaan berkomitmen untuk menyetop rencana PHK yang sebelumnya sempat menimbulkan keresahan di kalangan karyawan.
“Pihak DPR RI telah menerima aspirasi dari pekerja Mie Sedaap, dan tadi kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Mie Sedaap. Didapatkan hasil bahwa pihak Mie Sedaap akan menyetop PHK,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menyesalkan rencana PHK massal muncul menjelang Lebaran 2026, sebuah momentum penting bagi masyarakat pekerja. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menambah beban ekonomi keluarga buruh di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya. Namun, Dasco memastikan bahwa tidak akan ada lagi karyawan yang diputus kontrak kerjanya.
Langkah DPR RI ini diapresiasi oleh perwakilan pekerja yang berharap komitmen perusahaan benar-benar dijalankan. Mereka menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak buruh, terutama di masa menjelang hari besar keagamaan.
Ke depan, DPR RI berjanji akan terus mengawasi pelaksanaan komitmen PT Karunia Alam Segar serta memastikan tidak ada kebijakan sepihak yang merugikan pekerja. Dasco menambahkan, DPR RI terbuka untuk menerima aspirasi dari masyarakat pekerja di seluruh Indonesia sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap dunia usaha dan perlindungan tenaga kerja. Ujarnya. (R).












