Menko Perekonomian Dorong Pembiayaan UMKM Capai Rp2.000 Triliun

Amadanews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan saat menghadiri UMKM Finance Summit 2026, di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Airlangga menyebut, di tengah tantangan global seperti dinamika geopolitik, perdagangan, dan volatilitas pasar keuangan, fundamental ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang baik. Pertumbuhan ekonomi Semester I 2026 tercatat 5,45%, inflasi terkendali, aktivitas manufaktur kembali ekspansif, dan kepercayaan konsumen berada pada level optimistis.

Saat ini penyaluran kredit UMKM telah mencapai sekitar Rp1.519 triliun. Airlangga mendorong agar total pembiayaan UMKM dapat ditingkatkan hingga Rp2.000 triliun.

“Semakin luas akses pembiayaan, semakin besar pula peluang bagi UMKM untuk tumbuh, naik kelas, dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Selain akses, peningkatan kualitas keuangan juga menjadi fokus. Indeks inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 93,61%, sementara indeks literasi keuangan meningkat menjadi 69,57%. Langkah berikutnya adalah mendorong financial welfare, yakni memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk usaha, investasi, dan peningkatan kesejahteraan.

Airlangga menekankan bahwa digitalisasi merupakan salah satu kunci transformasi UMKM. Pemanfaatan QRIS, transaksi digital, hingga teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) diyakini akan membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas, membangun rekam jejak usaha yang lebih baik, serta memperluas akses pembiayaan.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. Dengan akses pembiayaan yang lebih luas, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia, kita ingin membangun ekosistem UMKM yang tangguh, berdaya saing, dan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegasnya. *(r/a)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *