Amadanews.com — Komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan kepolisian dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan dialog yang berlangsung pada Senin (4/8/2026) di Medan.
Pertemuan yang dihadiri perwakilan berbagai komunitas ojol ini menjadi wadah memperkuat komunikasi, membangun kolaborasi, serta menyampaikan aspirasi terkait transportasi online. Dalam kesempatan tersebut, para pengemudi ojol menekankan bahwa mereka tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Dengan mobilitas tinggi dan jangkauan operasional luas, pengemudi ojol diharapkan dapat menjadi sumber informasi awal terhadap potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial di lingkungan sekitar.
Melalui sinergitas yang terjalin, komunitas ojol berkomitmen mendukung terciptanya ruang publik yang aman dengan mengedepankan pelayanan humanis, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban selama beraktivitas, serta aktif berkoordinasi dengan aparat keamanan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara komunitas ojol dan kepolisian sehingga setiap aspirasi dapat disampaikan melalui jalur komunikasi yang konstruktif. Diharapkan, kolaborasi tersebut mampu menciptakan situasi keamanan kondusif, meningkatkan rasa aman masyarakat, serta mendukung iklim transportasi online yang tertib, profesional, dan berkelanjutan di Sumatera Utara.
Dengan semangat kebersamaan, sinergitas antara komunitas ojol dan kepolisian diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan ruang publik yang aman, nyaman, serta mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara. *(Tim)*












