Amadanews.com – Satgas Karya Bakti TNI untuk Rakyat terus melanjutkan pembangunan Jembatan Humogo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias. Hingga Rabu (19/8/2026), progres pembangunan jembatan beton tersebut telah mencapai 48 persen.
Jembatan Humogo yang memiliki panjang 12 meter dan lebar 4 meter dibangun menggantikan jembatan lama yang rusak dan tidak layak dilalui. Infrastruktur ini berada di jalur utama ruas jalan provinsi yang menjadi penghubung vital antara Nias Barat dan Kabupaten Nias, termasuk akses menuju Kota Gunungsitoli, serta menghubungkan antarkecamatan dan puluhan desa di wilayah Nias Barat.
Pekerjaan yang telah dilakukan meliputi pemasangan batu di sisi kiri dan kanan jembatan serta pelangsiran material. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Babinsa Koramil 08/Mandrehe Kodim 0213/Nias bersama masyarakat setempat.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., menegaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat.
“Melalui semangat gotong royong dan sinergi antara prajurit TNI dengan masyarakat, kami berharap pembangunan jembatan ini dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan warga. TNI akan terus hadir membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah serta mengatasi berbagai kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.(ef)*












