Amanat Pembina Upacara
Tema : “Cita-Citaku”
(Dengan cerita pendek yang menyentuh)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.
Anak-anakku yang saya banggakan,
Hari ini saya ingin bercerita sedikit tentang cita-cita.
Suatu hari, seorang guru bertanya kepada murid-muridnya di kelas:
“Kalau sudah besar nanti, kalian ingin menjadi apa?”
Ada yang menjawab dokter.
Ada yang ingin menjadi polisi.
Ada yang ingin menjadi guru.
Namun di sudut kelas, ada seorang anak yang hanya diam.
Guru itu lalu mendekatinya dan bertanya dengan lembut,
“Kenapa kamu tidak menjawab? Apa cita-citamu?”
Anak itu menunduk sebentar lalu berkata pelan,
“Bu… saya ingin punya cita-cita. Tapi saya takut tidak bisa mencapainya. Ayah saya hanya buruh, dan ibu saya bekerja dari pagi sampai malam.”
Guru itu tersenyum lalu berkata,
“Cita-cita tidak ditentukan oleh keadaan orang tua. Cita-cita ditentukan oleh seberapa kuat kamu mau berusaha.”
Anak-anakku,
Banyak orang yang berhasil bukan karena hidupnya mudah.
Tetapi karena mereka tidak berhenti bermimpi dan tidak berhenti berusaha.
Hari ini mungkin kalian hanya seorang siswa.
Tetapi 10 atau 20 tahun lagi, di antara kalian mungkin ada yang menjadi dokter yang menyembuhkan orang sakit,
menjadi guru yang mencerdaskan anak bangsa,
menjadi pemimpin yang membawa perubahan.
Namun ingat satu hal penting.
Cita-cita besar lahir dari kebiasaan kecil.
Datang ke sekolah tepat waktu.
Belajar dengan sungguh-sungguh.
Menghormati guru dan orang tua.
Tidak mudah menyerah ketika pelajaran terasa sulit.
Karena orang yang berhasil bukan yang paling pintar,
tetapi yang paling tekun dan tidak mudah menyerah.
Anak-anakku,
Mulai hari ini, coba tanyakan pada diri kalian:
“Siapa saya di masa depan?”
Dan setelah kalian menemukan jawabannya,
jangan hanya menyimpannya dalam mimpi.
Buktikan dengan usaha setiap hari.
Karena suatu saat nanti,
orang tua kalian akan bangga berkata:
“Itu anak saya… dulu dia hanya siswa biasa,
tetapi dia tidak pernah menyerah pada cita-citanya.”
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.












