TP PKK Dorong Perempuan Gunungsitoli Periksa Kesehatan

Gunungsitoli, Amadanews.com – TP PKK Kota Gunungsitoli melaksanakan monitoring pelaksanaan IVA Test di Kecamatan Gunungsitoli Utara, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Camat Gunungsitoli Utara ini dihadiri Ketua Bidang IV TP PKK Kota Gunungsitoli, Puspita Zebua.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli melalui Ketua Bidang IV TP PKK Kota Gunungsitoli, Puspita Zebua menyampaikan apresiasi atas terlaksanakanya kegiatan hari ini.

“Mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung program ini, mulai dari TP PKK kecamatan, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya. Ia berharap hasil monitoring dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan kesehatan, sehingga program IVA Test semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”, ujarnya.

Melalui gerakan PKK, masyarakat khususnya kaum perempuan terus didorong meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kader PKK diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan motivasi agar perempuan tidak ragu mengikuti IVA Test sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.

Lebihlanjut, Puspita Zebua menegaskan pentingnya pelaksanaan dan monitoring IVA Test sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya persiapan menghadapi monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, tetapi juga sarana evaluasi efektivitas program kesehatan masyarakat yang telah dijalankan.

Sementara itu, Camat Gunungsitoli Utara menyampaikan bahwa keikutsertaan kecamatan dalam lomba IVA Test tingkat provinsi menjadi kesempatan berharga bagi perempuan usia 30–50 tahun atau yang telah menikah untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. Ia menekankan pentingnya deteksi dini karena kelainan yang ditemukan lebih awal dapat ditangani secara efektif.

Camat Gustar  menilai kegiatan monitoring ini sebagai momentum untuk memperoleh masukan, saran, dan pembinaan dari tim monitoring.

“Saya berharap seluruh pengurus PKK, perangkat kecamatan, UPTD, OPD terkait, pemerintah desa, serta unsur masyarakat dapat menerima hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan demi peningkatan kualitas program kesehatan ke depan”, tegasnya.*(EF)*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *